Pada beberapa dekade lalu berkembang wacana tentang Persamaan Hak, isu jender dan emansipasi perempuan. Namun, apabila kita melihat ke belakang, merangkum kembali sejarah panjang peradaban Bugis Makassar, Kita akan banyak menjumpai pemimpim-pemimpin perempuan yang memerintah kerajaan di seluruh pelosok semenanjung selatan pulau Sulawesi.
Majene
…Maradia I Sama To Buku
Beliau menggantikan ayahnya, Tomonge Alelanna dan menikah dengan Palebolebo.
1850-62 Maradia Passelepa
Saudara laki-lakinya, I Nyaring adalah penguasa di anak kerajaan Majene, ayahnya juga seorang Maradia di Majene.
Malusetasi
1906-17 Aru I Samatana
Maluwa
18… Aru sitra
Menggantikan saudaranya, Aru Tandi dan kemudian digantikan oleh kerabatnya, Aru Silassa.
Mario ri Awa
Sekitar 1860 Ratu Dara Wali
Rappang
14... Werepu Linge Manurung ri Akkajeng
Menikah dengan Manurung ri Bacukiki, dan digantikan oleh putrinya, Wepawawoi.
… Wepawawoi
Menggantikan ibunya, Werepu Linge dan digantikan oleh suaminya, Songko Pulawenge.
…Wecinnadio
Menikah dengan La Batara.
Sebelum 1607 Malangkanae
Beliau menggantikan suaminya, La Pasampo, dan digantikan oleh putranya, La Pakolongi, yang memerintah sekitar 1607, dan digantikan oleh putrinya, We Dangkau.
Setelah 1607 We Dangkau
Menikah dengan kerabatnya, La Patiroi.
… We Tasi
Menikah dengan La Billari ri Alitta. Beliau juga adalah penguasa di Suppa, ibunya adalah We Tenrilekki ri Alitta, We Tasi kemudian digantikan oleh putranya, Todani.
… We Madditana
Menggantikan ayahnya, La Maddinanca dan digantikan oleh putrinya, We Bangki.
Sebelum 1889 We Bangki
Menggantikan ibunya, We Medditana, dan digantikan oleh suaminya, La Pangoriseng, yang memerintah sampai tahun 1889. anak mereka, Sumanga Rukka memerintah pada tahun 1889-1904.
1904-08 I Njilitimo Aru Baranti
Menjadi penguasa setelah menggantikan saudara laki-lakinya, La Sadapotto (1904-05) kemudian digantikan oleh kerabatnya, I We Tanri.
1908-42 I We Tanri
Menggantikan kerabatnya, I Njilitimo Aru Baranti dan menikah dengan bangsawan Wajo, Andi Madakelleng.
1940- Adatuang Andi Tenri
Juga adalah penguasa Rappang 1911-1942, menggantikan ibunya, I Ba Eda.
Sanrabone
Sekitar tahun 1642 Karaeng I Pucu
Digantikan oleh saudaranya Tumenanga ri Buttana yang memerintah sampai tahun 1647.
1860 I Memang
Menggantikan sepupunya, I Patua, yang menggantikan ayahnya, Abdul Karim Tumenanga ri Laguruda.
Sawitto
Sekitar 1824 Adatuang Fatima Daeng Matene
Putrid dari Adatuang La Kuning Ahmad, yang juga adalah Datu’ Suppa, menikah dengan La Badilla Arung Batupute. Beliau kemudian digantikan saudaranya, Adatuang La Cebu, yang memerintah pada tahun 1831-1870, saudaranya yang lain, La Tenri alias La Bampe adalah Datu’ Suppa sampai tahun 1831, saudarinya juga adalah Arung Alitta, La Patta Cabalai.
1870-86 Adatuang Pasule Daeng Bulaeng
Juga merangkap Datu’ Suppa, beliuau adalah putri La Pancaitana, Adatuang Sawitto, Arung Rappang dan Datu’ Suppa. Putrinya adalah Arung Tenrilekke ri Alitta dan dua anak laki-lakinya, Adatuang La Tenripau ri Alitta dan Datu’ Tenrisessi ri Suppa.
1922-40 Adatuang I Ba Eda
juga dikenal sebagai La Baeda, beliau menggantikan ayahnya, Andi Tamma, dan menikah dengan Adatuang La Sadapotto ri Sidenreng (1904-05) saudarinya adalah Arung La Bode dari Alitta, beliau kemudian digantikan putrinya, Andi Tenri.
1940-42 Adatuang Andi Tenri
Juga Adalah penguasa Rappang 1908-42. Di Sawitto beliau menggantikan ibunya, I Ba Eda.
1951-… Adatuang Bau Rukiah
Showing posts with label perempuan. Show all posts
Showing posts with label perempuan. Show all posts
Friday, April 2, 2010
Monday, March 22, 2010
Raja Perempuan Bugis Makassar
Pada beberapa dekade lalu berkembang wacana tentang Persamaan Hak, isu jender dan emansipasi perempuan. Namun, apabila kita melihat ke belakang, merangkum kembali sejarah panjang peradaban Bugis Makassar, Kita akan banyak menjumpai pemimpim-pemimpin perempuan yang memerintah kerajaan di seluruh pelosok semenanjung selatan pulau Sulawesi.
Alitta
Sekitar tahun 1600-an Aru We Cella
Menggantikan ayahnya Adatuang La Cellamata ri sawitto, beliau kemudian digantikan oleh anaknya La Masora, beliau menikah dengan Adatuang La Pancaitana ri Sidenreng. La Masora kemudian digantikan oleh anak perempuannya We Tenrilekke yang menikah dengan Aru Rappang La Tone.
...Abad ke-8 Aru We Tasi Arung Ganrang.
Beliau menikah dengan anak dari Aru La Pamessangi(Raja Ke-6), yang juga adalah Datu Suppa.
...Abad Ke-11 Aru We Mapalewa
Putri dari To Sibengara (Raja ke-10)
...-1859 Aru Patta Lacabalai
Menggantikan saudaranya, Muhammad Tahir, yang kemudian digantikan oleh saudara perempuannya Aru Anipong.
1859-61 Aru Anipong
Menggantikan saudara perempuannya, Aru Patta Lacabalai, dan kemudian digantikan oleh cucu dari saudara perempuannya, We Tenripadarang.
1861-1902 Aru We Tenripadarang
1861-1902 Adatuang We Tenripaderang
Menggantikan Aru Aniping dan menikah dengan Putra Mahkota yang kemudian menjadi Raja/Somba ri Gowa Sultan Hussain. Ibunya bernama Basse Kajuawara adalah keturunan bangsawan Bone dan Suppa. Beliau kemudian memenuhi permintaan anaknya La Pangorisang(1902-1905) untuk menggabungkan kerajaan Alitta dan Sawitto pada tahun 1908.
Alla(Tobango)
...1909 Aru Kabe
Beliau adalah putri dari dua raja sebelumnya Aru Patta Mataelo dan penggantinya Aru Mangke. Beliau kemudian digantikan oleh putra dari saudara perempuannya, Aru I Lorong yang wafat pada tahun 1931.
Balangnipa
1947-57 Maradia
Menggantikan suaminya, Haji Andi Depu Baso, beliau memerintah sampai 1950 dan tujuh tahun berikutnya pada pemerintahan sementara. Beliau digantikan oleh cucu dari paman suaminya, Puang Manda' alias Haji Andi Syahribulan.(1959-1963) sebagai pemimpin terakhir daerah Mandar. Ini adalah gabungan dari tujuh wilayah yang menjadikan Maradia Balangnipa sebagai pemimpin. Pada tahun 1873 Belanda memisahkan ketujuh wilayah ini. Sebelumnya di daerah ini dipimpin oleh Maraja Magau.
Batulapa
1800-an Aru We Langrungi ri Batulappa
Putri dari Aru Puang Baso, setelah wafat namanya menjadi Matinroe ri Sikkirana.
Barru
...Abad ke-11 Aru Matinroe ri Gamecana barru
Putri dari Toriwetae ri Bampang,beliau kemudian digantikan oleh putrinya I Limpo daeng Manakko.
...Abad ke-12 Aru I Limpo Daeng Manakko ri Barru
menggantikan ibunya dan menikah dengan Adatuang La Tenritipe Towalennae Arung Ujung ri Sidenreng.
...Rakia Karaeng Agangjene, Matinroe ri Sidenreng Barru
beliau adalah putri dari La Mallewai Matinroe ri Tanna maridie, yang menggantikan ibunya I Limpo Daeng Manak Aru ri Barru dan ayahnya sebagai Adatuang ri Sidenreng. Kemudian digantikan oleh anak laki-lakinya,Toappo Arung Ujung yang juga menjadi Adatuang ri Sidenreng bergelar Towappo Abdullah pada pertengahan abad ke-18.
1836-75 Aru Tenripada Siti Aisa, Matinroe ri Gowa
Menggantikan ayahnya, Arung Alakku,To Patarai Matinroe ri Masigina. Menikah dengan I Malingkang idris, yang menjadi Raja Gowa pada tahun 1839-95. beliau juga bergelar Basse Barru. Kemudian digantikan oleh putrinya I Batari Toja.
1875-1908 Aru I Batari Toja ri Barru
Menggantikan ibunya, Tenripada Siti Aisa. Dan kemudian digantikan oleh anak laki-lakinya, I Jonjo
Karaeng Limbangparang yang memerintah sampai tahun 1955.
Binamu
1850-63 Karaeng I Patima Daeng Matin
Bone
...-1508 Arumpone We Tenri Gau Daeng Marowa Aru Majang Makalappi
Menggantikan ayahnya, La Saliwu Karampeluwe Pasodowakkae, dan kemudian digantikan oleh anaknya La Tenri Sukki Mapajunge yang memerintah pada tahun 1508-1535.
1602-1611 Arumpone We Tenri Tuppu
Menggantikan sepupu kakeknya, La Patawang(1595-1602). Dan kemudian digantikan oleh anaknya La Tenriruwe.
1714-1715, 1720, 1724-1738 dan 1741-1749 Arumpone Batari Toja Daeng Talaga Sultana Zainab Zakiat Uddin.
1715 dan 1728-1738 Datu' ri Soppeng
1719-20 Datu' ri Luwu
...-1779 I Tanitaja Siti Amira Maning Ratu, Matinroe ri Lanna Arung Palakka ri Bone
Adalah putri dari La Parappa To Aparapu Sappewali Madanrang Daeng Bonto Karaeng Anamonjang Sultan Shahab Uddin Ismail, Tumenanga ri Somba Opu. Yang menjadi Sultan Gowa pada tahun 1690-1709. Pada tahun 1725 menikah dengan Sultan Tallo, I Mappainga Karaeng Lempangang Sultan Safiuddin I Makkasuma.
1823-45 Arumpone I Maeng Arung Data, Matinroe ri Kassie
1858-59 Arumpone Basse Kajuwara abdul Hadi Pasemba
Menjadi Datu' Suppa sampai tahun 1881. beliau menggantikan sepupunya Arumpugi La Parenrengi Ahmad Saleh(1845-1857), dan kemudian digantikan oleh kerabatnya, Ahmad Singkarru Rukka Arung Palakka(1860-1871).
1871-1895 Arumpone I Banrie Bau Banri Datu' Citta Aru Timurung
Beliau menggantikan ayahnya, Ahmad Singkarru Rukka Arung Palakka dan kemudian digantikan oleh saudaranya, La Pawawoi Karaeng Segeri yang memerintah sampai tahun 1905.
Bontobango
1844-1847 Opu Bonko Laloasa Daeng Sugina
Alitta
Sekitar tahun 1600-an Aru We Cella
Menggantikan ayahnya Adatuang La Cellamata ri sawitto, beliau kemudian digantikan oleh anaknya La Masora, beliau menikah dengan Adatuang La Pancaitana ri Sidenreng. La Masora kemudian digantikan oleh anak perempuannya We Tenrilekke yang menikah dengan Aru Rappang La Tone.
...Abad ke-8 Aru We Tasi Arung Ganrang.
Beliau menikah dengan anak dari Aru La Pamessangi(Raja Ke-6), yang juga adalah Datu Suppa.
...Abad Ke-11 Aru We Mapalewa
Putri dari To Sibengara (Raja ke-10)
...-1859 Aru Patta Lacabalai
Menggantikan saudaranya, Muhammad Tahir, yang kemudian digantikan oleh saudara perempuannya Aru Anipong.
1859-61 Aru Anipong
Menggantikan saudara perempuannya, Aru Patta Lacabalai, dan kemudian digantikan oleh cucu dari saudara perempuannya, We Tenripadarang.
1861-1902 Aru We Tenripadarang
1861-1902 Adatuang We Tenripaderang
Menggantikan Aru Aniping dan menikah dengan Putra Mahkota yang kemudian menjadi Raja/Somba ri Gowa Sultan Hussain. Ibunya bernama Basse Kajuawara adalah keturunan bangsawan Bone dan Suppa. Beliau kemudian memenuhi permintaan anaknya La Pangorisang(1902-1905) untuk menggabungkan kerajaan Alitta dan Sawitto pada tahun 1908.
Alla(Tobango)
...1909 Aru Kabe
Beliau adalah putri dari dua raja sebelumnya Aru Patta Mataelo dan penggantinya Aru Mangke. Beliau kemudian digantikan oleh putra dari saudara perempuannya, Aru I Lorong yang wafat pada tahun 1931.
Balangnipa
1947-57 Maradia
Menggantikan suaminya, Haji Andi Depu Baso, beliau memerintah sampai 1950 dan tujuh tahun berikutnya pada pemerintahan sementara. Beliau digantikan oleh cucu dari paman suaminya, Puang Manda' alias Haji Andi Syahribulan.(1959-1963) sebagai pemimpin terakhir daerah Mandar. Ini adalah gabungan dari tujuh wilayah yang menjadikan Maradia Balangnipa sebagai pemimpin. Pada tahun 1873 Belanda memisahkan ketujuh wilayah ini. Sebelumnya di daerah ini dipimpin oleh Maraja Magau.
Batulapa
1800-an Aru We Langrungi ri Batulappa
Putri dari Aru Puang Baso, setelah wafat namanya menjadi Matinroe ri Sikkirana.
Barru
...Abad ke-11 Aru Matinroe ri Gamecana barru
Putri dari Toriwetae ri Bampang,beliau kemudian digantikan oleh putrinya I Limpo daeng Manakko.
...Abad ke-12 Aru I Limpo Daeng Manakko ri Barru
menggantikan ibunya dan menikah dengan Adatuang La Tenritipe Towalennae Arung Ujung ri Sidenreng.
...Rakia Karaeng Agangjene, Matinroe ri Sidenreng Barru
beliau adalah putri dari La Mallewai Matinroe ri Tanna maridie, yang menggantikan ibunya I Limpo Daeng Manak Aru ri Barru dan ayahnya sebagai Adatuang ri Sidenreng. Kemudian digantikan oleh anak laki-lakinya,Toappo Arung Ujung yang juga menjadi Adatuang ri Sidenreng bergelar Towappo Abdullah pada pertengahan abad ke-18.
1836-75 Aru Tenripada Siti Aisa, Matinroe ri Gowa
Menggantikan ayahnya, Arung Alakku,To Patarai Matinroe ri Masigina. Menikah dengan I Malingkang idris, yang menjadi Raja Gowa pada tahun 1839-95. beliau juga bergelar Basse Barru. Kemudian digantikan oleh putrinya I Batari Toja.
1875-1908 Aru I Batari Toja ri Barru
Menggantikan ibunya, Tenripada Siti Aisa. Dan kemudian digantikan oleh anak laki-lakinya, I Jonjo
Karaeng Limbangparang yang memerintah sampai tahun 1955.
Binamu
1850-63 Karaeng I Patima Daeng Matin
Bone
...-1508 Arumpone We Tenri Gau Daeng Marowa Aru Majang Makalappi
Menggantikan ayahnya, La Saliwu Karampeluwe Pasodowakkae, dan kemudian digantikan oleh anaknya La Tenri Sukki Mapajunge yang memerintah pada tahun 1508-1535.
1602-1611 Arumpone We Tenri Tuppu
Menggantikan sepupu kakeknya, La Patawang(1595-1602). Dan kemudian digantikan oleh anaknya La Tenriruwe.
1714-1715, 1720, 1724-1738 dan 1741-1749 Arumpone Batari Toja Daeng Talaga Sultana Zainab Zakiat Uddin.
1715 dan 1728-1738 Datu' ri Soppeng
1719-20 Datu' ri Luwu
...-1779 I Tanitaja Siti Amira Maning Ratu, Matinroe ri Lanna Arung Palakka ri Bone
Adalah putri dari La Parappa To Aparapu Sappewali Madanrang Daeng Bonto Karaeng Anamonjang Sultan Shahab Uddin Ismail, Tumenanga ri Somba Opu. Yang menjadi Sultan Gowa pada tahun 1690-1709. Pada tahun 1725 menikah dengan Sultan Tallo, I Mappainga Karaeng Lempangang Sultan Safiuddin I Makkasuma.
1823-45 Arumpone I Maeng Arung Data, Matinroe ri Kassie
1858-59 Arumpone Basse Kajuwara abdul Hadi Pasemba
Menjadi Datu' Suppa sampai tahun 1881. beliau menggantikan sepupunya Arumpugi La Parenrengi Ahmad Saleh(1845-1857), dan kemudian digantikan oleh kerabatnya, Ahmad Singkarru Rukka Arung Palakka(1860-1871).
1871-1895 Arumpone I Banrie Bau Banri Datu' Citta Aru Timurung
Beliau menggantikan ayahnya, Ahmad Singkarru Rukka Arung Palakka dan kemudian digantikan oleh saudaranya, La Pawawoi Karaeng Segeri yang memerintah sampai tahun 1905.
Bontobango
1844-1847 Opu Bonko Laloasa Daeng Sugina
Subscribe to:
Posts (Atom)
.